Estimasi Modal Membuka Jasa Website Undangan Digital dengan WeddingPress
Salah satu pertanyaan paling sering muncul sebelum memulai bisnis adalah:
Berapa modal membuka jasa website undangan digital?
Jika Anda ingin menggunakan WeddingPress sebagai sistem utama, maka perhitungan modal harus mencakup:
- Domain
- Hosting
- Lisensi WeddingPress
- (Opsional) Elementor Pro
Artikel ini akan menghitung estimasi modal secara realistis agar Anda bisa merencanakan bisnis dengan jelas.
1️⃣ Biaya Domain untuk Website Undangan Digital
Untuk membangun jasa website undangan digital dengan WeddingPress, disarankan menggunakan domain profesional seperti:
- .com
- .net
Berdasarkan estimasi harga umum:
- Domain .com: ± Rp199.000 per tahun
- Perpanjangan: ± Rp210.000 per tahun
Jika Anda membeli hosting paket bisnis tahunan, biasanya domain .com bisa didapatkan gratis di tahun pertama.
Artinya, Anda bisa menghemat biaya domain di awal.
2️⃣ Biaya Hosting untuk Jasa Website Undangan Digital
Karena WeddingPress berjalan di WordPress dan menggunakan Elementor, maka hosting harus cukup stabil.
Rekomendasi minimal: Paket Bisnis (1 tahun) bisa Anda dapatkan di KolamDigital.com/WarnaHost
Estimasi harga paket bisnis:
± Rp66.000 per bulan
± Rp792.000 per tahun
Fitur penting paket bisnis:
- Unlimited NVMe Storage
- Unlimited Host Website
- 2 CPU Core
- 4096 MB RAM
- Gratis domain tahun pertama
Dengan paket ini, Anda bisa:
- Mengelola beberapa website klien
- Menghindari limit resource terlalu cepat
- Lebih siap untuk skala bisnis
Ini lebih ideal dibanding paket hemat untuk kebutuhan jasa.
3️⃣ Biaya Lisensi WeddingPress
WeddingPress adalah plugin WordPress yang tidak termasuk domain dan hosting.
Pilihan harga:
- Bulanan: Rp99.000
- Tahunan: Rp350.000
- Renewal tahun berikutnya: Rp299.000
- Lifetime (1x bayar): Rp799.000
Catatan penting:
1 lisensi WeddingPress berlaku untuk 1 website aktif.
Jika Anda membuat website di domain berbeda atau subdomain aktif, tetap membutuhkan lisensi masing-masing.
Untuk efisiensi modal awal, banyak pengguna memilih paket tahunan.
4️⃣ Total Estimasi Modal Awal (Simulasi Realistis)
Mari kita hitung skenario paling umum:
Skenario 1 — Paket Tahunan + Hosting Bisnis
Hosting Bisnis (1 tahun): Rp792.000
WeddingPress Tahunan: Rp350.000
Domain: Gratis tahun pertama
Total estimasi modal awal:
± Rp1.142.000 per tahun
Artinya, dengan sekitar 1,1 juta rupiah per tahun, Anda sudah bisa memulai jasa website undangan digital berbasis WeddingPress.
Skenario 2 — Paket Lifetime WeddingPress
Hosting Bisnis (1 tahun): Rp792.000
WeddingPress Lifetime: Rp799.000
Domain: Gratis tahun pertama
Total modal awal:
± Rp1.591.000
Namun di tahun berikutnya, Anda hanya perlu membayar hosting dan domain.
Ini lebih hemat untuk jangka panjang.
5️⃣ Apakah Modal Ini Masuk Akal untuk Bisnis?
Rata-rata saat ini jasa website undangan digital dijual di kisaran:
Rp50.000 – Rp100.000 per undangan
Dan sangat tidak direkomendasikan menjual di bawah Rp50.000 per undangan karena:
- Margin terlalu tipis
- Sulit menutup biaya hosting dan lisensi
- Bisnis cepat terasa tidak menguntungkan
- Berisiko tidak lanjut di tahun kedua
Sekarang kita hitung secara realistis.
Simulasi Balik Modal (Harga Minimal Rp50.000)
Kita gunakan skenario awal:
Hosting Bisnis (1 tahun): Rp792.000
WeddingPress Tahunan: Rp350.000
Domain: Gratis tahun pertama
Total modal awal:
Rp1.142.000
Jika Menjual Rp50.000 per Undangan
Balik modal dihitung:
Rp1.142.000 ÷ Rp50.000 = 22,84
Artinya Anda perlu sekitar 23 klien untuk balik modal.
Jika Anda mendapatkan:
- 2 klien per minggu → balik modal sekitar 3 bulan
- 5 klien per bulan → balik modal sekitar 5 bulan
Setelah 23 klien, sisanya adalah profit.
Jika Menjual Rp75.000 per Undangan
Rp1.142.000 ÷ Rp75.000 = 15,22
Artinya cukup 16 klien untuk balik modal.
Dengan 4 klien per bulan → balik modal dalam 4 bulan.
Jika Menjual Rp100.000 per Undangan
Rp1.142.000 ÷ Rp100.000 = 11,42
Artinya hanya butuh 12 klien untuk balik modal.
Ini jauh lebih aman secara bisnis.
Simulasi Profit Tahun Pertama
Kita ambil skenario konservatif:
Menjual Rp75.000 per undangan
Mendapat 5 klien per bulan
Dalam 12 bulan:
5 klien × 12 bulan = 60 klien
60 × Rp75.000 = Rp4.500.000
Dikurangi modal awal Rp1.142.000
Sisa: Rp3.358.000 (sebelum biaya operasional lain)
Ini sudah cukup untuk:
- Menutup renewal hosting
- Menutup renewal WeddingPress
- Masih ada sisa keuntungan
Strategi Aman Agar Renewal Tidak Berat
Masalah terbesar jasa website undangan digital biasanya muncul di tahun kedua.
Alasannya:
“Tahun pertama terasa tidak untung.”
Ini biasanya terjadi karena:
- Harga terlalu murah
- Tidak menghitung biaya tahunan
- Tidak menyisihkan dana renewal
Strategi yang disarankan:
1️⃣ Jangan menjual di bawah Rp50.000
2️⃣ Sisihkan minimal Rp15.000–Rp20.000 dari setiap order untuk dana renewal
3️⃣ Targetkan minimal 3–5 klien per bulan
Jika Anda mendapatkan 36 klien dalam setahun dengan harga Rp75.000:
36 × Rp20.000 = Rp720.000
Dana ini sudah hampir menutup biaya hosting tahunan.
Artinya renewal tidak terasa berat.
Kenapa Harga di Bawah Rp50.000 Berbahaya?
Jika menjual Rp40.000:
Rp1.142.000 ÷ Rp40.000 = 29 klien untuk balik modal.
Margin sangat tipis.
Sedikit penurunan penjualan bisa membuat bisnis terasa tidak layak.
Karena itu, sangat tidak direkomendasikan menjual di bawah Rp50.000 jika menggunakan sistem berbasis WordPress dan WeddingPress.
Modal membuka jasa website undangan digital dengan WeddingPress relatif kecil.
Dengan harga minimal Rp50.000 per undangan, Anda bisa balik modal dalam 20–25 klien pertama.
Jika dikelola dengan harga sehat (Rp75.000–Rp100.000), bisnis ini bisa:
- Balik modal dalam 2–4 bulan
- Menghasilkan keuntungan stabil
- Aman untuk renewal tahun berikutnya
Kunci keberhasilan bukan hanya di sistem WeddingPress, tetapi pada strategi harga dan manajemen dana renewal.
6️⃣ Perbandingan dengan Sistem Kredit
Jika dibandingkan dengan sistem kredit platform instan:
- 1 kredit bisa sekitar Rp60.000
- Bundle 20 kredit sekitar Rp275.000
Namun setiap website akan mengurangi kredit.
Sedangkan dengan WeddingPress:
- Tidak ada kredit per website
- Batas utama ada di kapasitas hosting
- Bisa membuat banyak website selama resource cukup
Untuk bisnis jangka panjang, model hosting + lisensi lebih fleksibel dibanding sistem kredit per unit.
Kesimpulan
Estimasi modal membuka jasa website undangan digital dengan WeddingPress cukup terjangkau.
Dengan sekitar 1–1,5 juta rupiah per tahun, Anda sudah memiliki:
- Domain profesional
- Hosting bisnis stabil
- Plugin WeddingPress
- Sistem WordPress terintegrasi dengan Elementor
Modal ini relatif kecil untuk membangun bisnis digital yang bisa berkembang.
WeddingPress memberikan struktur sistem, sementara domain dan hosting menjadi fondasi infrastruktur.
Jika direncanakan dengan benar, modal ini bisa kembali hanya dalam 1–2 klien pertama.
FAQ: Modal & Biaya Tahunan Jasa Website Undangan Digital dengan WeddingPress
Berapa modal minimal membuka jasa website undangan digital dengan WeddingPress?
Modal minimal membuka jasa website undangan digital dengan WeddingPress sekitar Rp1.100.000–Rp1.500.000 per tahun, tergantung paket lisensi yang dipilih. Biaya ini mencakup hosting bisnis, lisensi WeddingPress, dan domain profesional.
Apakah biaya tahunan jasa website undangan digital dengan WeddingPress mahal?
Biaya tahunan jasa website undangan digital dengan WeddingPress relatif kecil dibanding potensi pendapatan. Dengan target minimal 3–5 klien per bulan, biaya tahunan bisa tertutup dalam beberapa bulan pertama.
Berapa minimal harga undangan digital agar tetap untung?
Minimal harga undangan digital agar tetap untung adalah Rp50.000 per website. Menjual di bawah Rp50.000 sangat tidak direkomendasikan karena margin terlalu tipis dan berisiko membuat bisnis sulit menutup biaya hosting serta renewal tahunan.
Berapa klien yang dibutuhkan agar balik modal?
Dengan estimasi modal Rp1.142.000 dan harga Rp50.000 per undangan, Anda membutuhkan sekitar 23 klien untuk balik modal. Jika menjual Rp75.000–Rp100.000, jumlah klien yang dibutuhkan jauh lebih sedikit.
Bagaimana cara agar tidak kesulitan saat renewal tahun kedua?
Agar tidak kesulitan saat renewal, sisihkan minimal Rp15.000–Rp20.000 dari setiap penjualan undangan digital. Dengan strategi ini, dana renewal bisa terkumpul tanpa terasa berat di akhir tahun.